Tradisi Megengan

Tradisi megengan merupakan tradisi turun temurun sejak para wali untuk siar agama islam 

Begitulah cara bijaksana para wali dalam memperjelas agaran agama agar mudah di terima masyarakat pada saat itu yang memang masih minim dalam pengetahuan agama islam khususnya.
Dengan cara seperti itu masyarakat akan lebih mudah mengerti dan memahami ajaran agama yang di bawa oleh para wali.
Sedangkan acara megengan (shodaqohan) di laksanakan setiap kali menghadapi atau menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

Makna yang terkandung di dalam tradisi megengan tidak lain adalah rasa syukur pada yang maha kuasa atas anugrah juga kesempatan bisa bertumu dengan bulan suci ramadhan, salah satu bulan mulia bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan penuh dengan rahmat dan bulan yang penuh dengan ampunan.

Begitu juga dengan megengan mengharapkan pada yang kuasa agar puasa yang di jalani benar-benar bisa sempurna di hadapan allah swt.

Megengan mengandung doa supa bisa benar-benar megeng atau menahan diri dari nafsus yang senantiasa membujuk manusia berbuat maksiat atau dholim pada diri ini.

Dengan harapan puasa yang di jalankan benar sesuai yang di jelaskan dalam alquran.

Hai orang-orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa, seperti halnya yang telah di wajibkan kaum sebelum kamu, agar kamu semua bertaqwa

Demikian sekilas makna di balik tradisi megengan yang sampai sekarang masih di lestarikan semoga menambah wawas untuk kita semua amin.

Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H. Semoga istiqomah tambah berkualitas dan senantiasa di ridhoi Allah amin.

Komentar

  1. Anonim21.10

    Assalamu 'alaikum selamat datang bulan suci ramadhan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Peringatan Nuzulul Quran 2025

Membuka Kekuatan Doa Witir : Panduan untuk Meningkatkan Pengalaman Spiritual Anda

Menguasai Niat Zakat Fitrah Menguak Kekuatan Zakat: Memahami Niat di Baliknya